Ulasan Trading dan Strategi Trading pound Inggris
Uji level harga 1.3569 terjadi ketika indikator MACD baru mulai bergerak turun dari garis nol, yang mengonfirmasi titik masuk yang tepat untuk menjual pound. Akibatnya, pasangan ini hanya turun 8 poin, setelah itu tekanan terhadap pound mereda.
Di tengah tidak adanya data makroekonomi baru, pound sterling Inggris menunjukkan stabilitas relatif, tetap bergerak dalam kanal sideways yang sempit. Konsolidasi seperti ini, meskipun terjadi dalam kondisi yang relatif tenang, tetap mempertahankan prasyarat yang cukup baik untuk potensi kenaikan GBP/USD.
Minimnya berita makroekonomi AS pada paruh kedua hari ini secara alami menempatkan pidato para pejabat Federal Reserve sebagai fokus utama. Pernyataan Christopher Waller dan Raphael Bostic menjadi perhatian khusus, karena komentar mereka dapat berdampak signifikan pada dinamika dolar. Investor akan mencermati setiap pernyataan untuk mencari isyarat pemangkasan suku bunga lebih lanjut. Jika perwakilan The Fed mengadopsi nada dovish, hal ini bisa menjadi sinyal pelemahan lebih lanjut mata uang AS dan penguatan pound Inggris. Sikap The Fed terhadap inflasi dan pasar tenaga kerja juga akan diawasi ketat, dan setiap indikasi dovish dalam pernyataan mereka kemungkinan akan ditafsirkan sebagai sinyal berlanjutnya kelemahan dolar AS.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih mengandalkan penerapan Skenario No. 1 dan No. 2.
Sinyal Beli
Skenario No. 1: Hari ini, saya berencana membeli pound jika harga mencapai level masuk di sekitar 1.3617 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan di 1.3645 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di sekitar 1.3645, saya berencana menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah (dengan target pergerakan 30–35 poin dari level masuk). Kenaikan pound hari ini dapat diharapkan setelah rilis data AS yang lemah. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai naik dari garis tersebut.
Skenario No. 2: Saya juga berencana membeli pound hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level harga 1.3596 ketika indikator MACD berada di area jenuh jual (oversold). Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan mata uang tersebut dan memicu pembalikan pasar ke atas. Kenaikan menuju level berlawanan di 1.3617 dan 1.3645 dapat diharapkan.
Sinyal Jual
Skenario No. 1: Hari ini, saya berencana menjual pound setelah pembaruan level 1.3596 (garis merah pada grafik), yang dapat memicu penurunan tajam pasangan tersebut. Target utama bagi penjual adalah level 1.3565, di mana saya berencana menutup posisi jual dan langsung membuka posisi beli berlawanan arah (dengan target pergerakan 20–25 poin dari level tersebut). Tekanan pada pound akan kembali hari ini jika data ekonomi yang kuat dirilis. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai turun dari garis tersebut.
Skenario No. 2: Saya juga berencana menjual pound hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level harga 1.3617 ketika indikator MACD berada di area jenuh beli (overbought). Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan tersebut dan memicu pembalikan pasar ke bawah. Penurunan menuju level berlawanan di 1.3596 dan 1.3565 dapat diharapkan.
Penjelasan Grafik:
- Garis hijau tipis – harga masuk untuk membeli instrumen trading
- Garis hijau tebal – level Take Profit yang disarankan atau zona pengambilan keuntungan manual, karena pertumbuhan lebih lanjut di luar level ini tidak mungkin terjadi
- Garis merah tipis – harga masuk untuk menjual instrumen trading
- Garis merah tebal – level Take Profit yang disarankan atau zona pengambilan keuntungan manual, karena penurunan lebih lanjut di luar level ini tidak mungkin terjadi
- Indikator MACD – saat memasuki pasar, penting untuk memantau zona overbought dan oversold
Penting: Trader Forex pemula harus sangat berhati-hati saat memutuskan untuk masuk ke pasar. Sebaiknya hindari pasar menjelang laporan fundamental utama untuk menghindari terjebak dalam fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memilih untuk trading selama rilis berita, selalu pasang perintah stop-loss untuk meminimalkan kerugian. Tanpa itu, Anda bisa kehilangan seluruh deposit Anda dengan sangat cepat—terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen uang dan trading dalam volume besar.
Dan ingat: trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang diuraikan di atas. Membuat keputusan spontan berdasarkan situasi pasar saat ini adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday sejak awal.